Perbedaan Laporan Laba Rugi dan Arus Kas

Dari 14 Angkatan kelas Sadar Uang Bisnis, saya menemukan bahwa kebanyakan peserta masih bingung membedakan laporan laba rugi dan arus kas.

Kedua laporan ini memang memiliki fungsi dan sifat yang berbeda. Namun tidak sulit kok untuk membedakannya.

Secara definisi, Laporan laba rugi adalah laporan yang disusun secara sistematis tentang pendapatan – pendapatan dan beban yang timbul dalam satu periode tertentu. Di dalam laporan ini terlihat sumber – sumber pendapatan dan beban yang menjadi tanggungan perusahaan.

Sedangkan Laporan Arus Kas adalah ringkasan dari penerimaan dan pengeluaran kas untuk satu periode tertentu.

Secara sederhana perbedaan mendasar kedua laporan ini adalah dalam laba rugi seluruh pendapatan dan beban dalam 1 waktu tertentu di susun seluruhnya. Misalnya dalam 1 bulan, seluruh pendapatan dari penjualan sebesar 10 juta dan beban yang muncul 7 juta, maka dalam sebulan perusahaan memperoleh Laba 3 juta.

Di dalam laporan laba rugi, tidak memperhatikan pendapatan yang diperoleh sebenarnya dalam bentuk pembayaran cash atau kredit tidak dapat ditelusuri.

Dan itulah perbedaan mendasarnya dengan laporan arus kas. Dalam laporan arus kas yang ditulis hanyalah pergeseran kas (uang cash) perusahaan. Misalnya kita memiliki produk yang dibayar 2 kali dalam 2 bulan. Harga produk 200ribu, perbulan dibayar 100 ribu, dengan ‘modal’ 75ribu.

Dilaporan laba rugi dibulan pertama, di tulis bahwa perusahaan memperoleh penjualan sebesar 200ribu dan memperoleh laba 125ribu.

Sedangkan dalam laporan arus kas pada bulan pertama, perusahaan hanya memperoleh pendapatan sebesar 100ribu. Kas keluar untuk pembelian (modal produk) 75ribu. Lalu di bulan kedua, perusahaan memperoleh arus kas masuk sebesar 100 ribu lagi.

Perbedaan kedua, laporan laba rugi tidak mengenal PIUTANG, sedangkan dalam laporan aruskas kita mengenal piutang.

Laporan laba rugi memiliki tugas sebagai ukuran kinerja, seberapa efisien perusahaan dalam melakukan aktifitasnya. Makin efisien maka laba semakin besar.

Sedangkan laporan arus kas memiliki tugas untuk melihat seberapa bagus perusahaan menghasilkan cash dan mengendalikannya.

 

Mana yang lebih penting diantara keduanya?

Keduanya penting, karena memiliki tugas masing – masing. Namun, jika kita merupakan usaha yang baru dibangun, agaknya kawan -kawan perlu lebih memperhatikan arus kas.

Seperti sering saya singgung bahwa cash adalah darah dalam bisnis, Semakin banyak dan lancar lebih baik.

Namun, jika perusahaan sudah mulai berjalan, arus kas yang lancar tidak lagi cukup. Perusahaan harus memiliki laba yang besar guna membiayai pertumbuhan bisnis kedepannya.

Bisnis hidup dengan cash, tapi tumbuh dengan laba.

Inilah beberapa perbedaan yang dapat kawan – kawan pelajari. Masing – masing memberikan gambaran posisi keuangan usaha kita. Keduanya tetap perlu kita kerjakan agar bisnis kita tidak hanya hidup, tapi mampu menghidupi.

 

 

Please Login to Comment.